Kamis, 19 Maret 2015

seseorang yang mencintaimu dengan kesederhanaan

aku hanya orang biasa
yang mencintaimu dengan kesederhanaan
yang mengagumimu dengan bayangan semata

kamu nyebelin
tapi ngangenin
aku hanya bisa berandai andai tuk memiliki hatimu seutuhnya
mungkin ini bisa saja disebut perasaan yang bodoh yang dimana
aku berjuang sendirian.

mungkin aku hanya satu dari jutaan pria
yang mencintaimu dengan penuh kesederhanaan
dan selalu memaafkan hal hal yang tidak kau gubris

sinarmu terlalu terang tuk aku lihat
pesonamu selalu menyilaukan pancaran hati
yang dimana aku tidak dapat menahan diri tuk berpaling

ketika sang malam tiba
aku tiba tiba teringat bagaimana pertemuan awal mula kita setelah 8 tahun tak bertemu.
pertemuan ini pertemuan terbodoh yang terjadi di dalam hidupku. saat malam tiba aku dan kamu saling tukar sapa lewat chat kita. aku suguhkan pertanyaan pertanyaan saat mengajak kamu kumpul bareng dengan teman teman kampusku.
aku merayumu lewat chat kita yang semakin lama semakin mengasikkan hingga larut malam tiba akhirnya kamu setuju juga dan kamu membuat kesepakatan pada pertemuan kita.dan kesepakatan itu terjadi pada pukul 10 pagi kita bertemu di bawah komplek rumahmu.

ketika jam menunjukkan pukul 7 pagi  kamu menghubungi lewat chat, kamu menyuruh aku tuk jemput kamu jam 10 pagi, lalu aku menjawab iya aku jemput kamu jam 10 pagi kita ketemuan di bawah komplek rumahmu.
 3 jam kemudian aku telah tiba dibawah komplek dan menunggu kamu datang.
tidak lama kemudian kamu datang dan menghampiriku dan kita bicara sebentar lalu lekas pergi.
dan perbincangan kita lanjutkan di perjalanan kita saling tukar cerita hingga kita berdua sampe di depan kampusku.
disana ada 2 temanku sepasang kekasih yang telah menunggu kita berdua sangat lama.

aku memperkenalkan dia hadapan teman temanku. lalu kami berempat saling canda tawa sampe ceng-cengan pula. aku cuma tersenyum mereka nge ceng-cengin aku kaya gitu wajar saja aku mengaggapnya. aku menunggu teman yang satu yang bisa kita sebut manusia paling ngaret diantara kita berenam. setelah semuanya kumpul lalu kami lekas pergi mencari tempat karokean.

sesampai ditempat karokean. kita bertujuh nyanyi - nyanyi sejam untuk menghilangkan semua penat yang ada
ditempat karokean mereka semua ngeceng - cengin aku sampe mereka tertawa terbahak bahak.
selesai kita karokean kita nyari makan diluar, sampe luar kita tidak menemukan makanan sama sekali.
kita membuat kesepakatan tuk pergi, lalu mereka semua menjawab bebas dan akupun menjawab bebas juga, pada akhirnya kita semua nemuin solusi kita harus pergi kerumah siapa?
pas banget tuh mall yang kita datangi tepat dekat rumah temenku yang berinisilkan nama F, sesampai kita semua tiba dirumah temenku yang berinisialkan nama F kita kumpul disana kita makan bersama. ketika adzan magrib berkumandang kita semua sholat berjamaah, selesai sholat lalu kita berpamitan dengan keluarga temenku yang berinisialkan F. sampe luar kita bertujuh masih sempet untuk mencari makan, tiba dipinggir jalan kita menemukan tukang nasi goreng yang mangkal. lalu kita bertujuh langsung memesan nasi goreng.

ketika sesampai rumah aku dan kamu bicara lewat chat.
membicarakan soal kejadian tadi saat kumpul dengan teman-teman kampusku
aku lalu bertanya ke kamu apa kamu senang seharian jalan jalan sama aku dan sama teman teman kampusku
dan lalu kamu menjawab senang banget terus temen-temen kampus kamu asik baik juga.
aku berkata maaf ya aku cuma bisa ngajak kamu jalan sampe kita cari makan diluar mall, jujur aku jadi tak enak hati memperlakukanmu tidak seistimewah yang kau harapkan.
aku hanyalah pria yang mencintaimu dengan kesederhanaan yang aku punya maaf juga aku bukan pria yang mengajak gebetannya jalan makan nonton di mall yang besar.
sekali lagi aku minta maaf aku hanya pria yang berstatus mencintaimu dengan kesederhanaan.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar