Sabtu, 21 Maret 2015
seseorang yang mencintaimu dengan kesederhanaan (4)
Saat sang malam tiba. Gelap tiada berbintang, hujanpun mulai menangis, aku datang baik-baik tuk bertanya mengenai hal-hal manis, sejak hampir beberapa bulan ini kita hampir tidak dapat berjumpa.
Sosok dirimu menyelinap dalam ruang rindu ketahuilah kamu itu adalah seseorang yang sangat berharga bagi hidupku,
hampir setiap malam aku selalu merindukan chat-chat hangat kita, di kamarku yang sepi, sambil mendengarkan lagu-lagu yang aku putar malam ini. Aku hanya bisa terdiam dan merenung, mungkin aku pria bodoh yang pernah ada, pria yang selalu mencintaimu tanpa menuntut apa-apa. Perlu kamu ketahui nona, setiap kali aku bertemu kamu di gedung seminar, rasanya aku ingin menatap wajahmu lebih lama lagi. Nona,
ini rahasiaku, mungkin bisa kau katakan ini gila, ini bodoh, ini tolol, dan ini lelucon, aku hanyalah pria yang berkuliah di sebuah universitas Jagakarsa sedangkan kamu yang berkuliah di universitas MH Thamrin, aku hanya bisa memandangmu dari layar hp, berharap suatu saat nanti kita dapat meluangkan waktu bersama.
Entah bagaimana tuhan yang menyembunyikan segala macam rencanannya. Kasih aku menulis ini sambil mendengarkan lagu ciptaan Ahmad Dhani berjudul Immortal Love Song. Namun lagu ini, menceritakan persahabatan dan cinta seperti yang kurasakan, tentang pria yang diam-diam mencintai sosok wanita? Dalam lagu ini, sangat jelas, ada seseorang yang jadi bodoh, tolol, lebay karena ia jatuh cinta. Sedangkan sih wanita itu jelas-jelas udah ada yang punya, tapi ia tetap ngejar-ngejar wanita itu bahkan bertahan demi apapun.
Seperti aku yang sedang dalam fase itu dan jika suatu hari nanti kamu akan membacanya, kamu pasti ingin
bilang aku gila, lebay. Asal kau tahu aku tak pernah meminta pada tuhan untuk mencintaimu. Ini hanya kebetulan kita bertemu dan aku mencintaimu, pasti ada sesuatu yang tak mampu kita pahami dan mengerti.
Sejak tulisan bertema sama telah kutulis. Aku menulis tentangmu yang bertambah umur satu lagi.
Semua rasanya tak lagi berbeda, apakah kamu punya perasaan yang sama terhadapku? Entahlah,
memang perasaan itu sudah lama sekali, bahkan sudah menghilang. Tetapi bukankah manusia adalah
mahluk paling sulit untuk melupakan? Perasaan bisa hilang tapi ingatan tidak. Seperti tulisan yang aku
tulis hari demi hari, nampaknya tulisan kali ini pun juga tak akan pernah kau baca. Tulisan ini tertuju
banyaknya perhatian padamu. Kali ini, aku ingin bercerita tentang seorang pria yang sangat sibuk
untuk melakukan banyak hal. Berusaha mencari kesibukan baru diluar agar dia tak lagi mengingatmu.
Pria ini tempat kausempat berbagi canda tawa sebelum akhirnya kau membuat dia terluka.
Tapi kembali, kebagian awal. Dia pria bodoh, tolol yang mau-maunya kau jadikan pelarian, bukan
tujuan. Bahkan dia tau saat kau membohonginya, dia sama sekali tidak membencimu. Dalam rasa sakitnya.
Kamu datang membawa banyak harapan, kau hangatkan hatiku yang dingin dengan sesuatu yang aku
sebuat cinta. Aku genggam dengan lembut perasaanmu dengan sesuatu yang kusebut dengan kisah nyata.
Lalu, sosokmu masuk dalam hidupku; membawa warna berbeda di setiap hari-hariku. Suaramu mengalir
ditelingaku setiap malam. Menghujaniku dengan kata sayang, dan membawa terbang ke mimpi-mimpi yang pernah kita rangkai dengan manis. Hadirmu membuat aku percaya bahwa cinta tak menguras air mata.
Aku begitu mudah merasa nyaman denganmu, ku ikuti permainanmu, permainan yang tak kuketahui peraturannya. Aku masuk tanpa persiapan, ketika kau bawa aku berlari, berjalan, berhenti; aku masih
tetap merasa baik baik saja. Padahal, diam-diam, kau sedang merancang sesuatu yang ujung-ujungnya
malah menyakitiku. Aku salah mengartikan semuanya. Kukira segala ungkapan dan ucapanmu adalah
hal mutlak menjadi peganganku. Aku menunggu saat-saat aku dan kamu melebur jadi satu. Saat aku
dan kamu melupakan perbedaan kita, saat-saat aku tak peduli berapa kemewahan yang kamu miliki,
saat aku tak peduli dengan kendaraan apa yang kau naiki.
Kita pernah begitu dekat. Aku dan kamu bertemu, saling tahu, dan sama-sama memahami bahwa ada
sesuatu dihati kita; yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Aku menatap matamu dengan tatapan
mendalam, aku percaya disana ada cinta. Cinta yang sama-sama kita rasakan, tapi tertahan dalam hati,
berdiam dalam jantung, dan enggan menemukan waktu pengungkapan. Menjalani kisah yang tak pernah
jelas dimana ujungnya. teka-teki membuat aku penasaran, lalu aku memutuskan tuk berjalan, walaupun
tak beriringan. Teman-temanku sering bilang, bahwa seharusnya aku tak mempertahankanmu sedalam itu,
harusnya aku tak perlu memercayaimu sedalam itu. Tapi, mengapa perasaanku hanya ingin meyakinimu?
mengapa aku enggan melawan ketika saat kamu megajakku terbang ke angkasa paling tinggi, lalu membiarkanku terbang diangkasa sendirian? Sayang mengapa aku harus percaya bahwa kau juga punya perasaan yang sama?
Tak mungkin kau terlalu buta tuk memahami semuanya, tak mungkin kau terlalu bodoh untuk menebak
yang ada didalam hatiku. Sayang, ini cinta, dengan cara apalagi bisa kubilang padamu bahwa aku mencintaimu bahkan dalam kesakitan apapun?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
aku hanya orang biasa yang mencintaimu dengan kesederhanaan yang mengagumimu dengan bayangan semata kamu nyebelin tapi ngangenin aku h...
-
Kita sudah begitu lama telah hilang komunikasi, sejak kau meninggalkan diriku beberapa bulan yang lalu. Alasan kamu pergi karena masih ban...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar